WELCOME

Rabu, 09 November 2011

HARI KESAKTIAN PANCASILA

Monumen Pancasila Sakti
Tanggal 30 September 1965 adalah peristiwa yang tak akan pernah lenyap dari sejarah bangsa Indonesia. Peristiwa yang merenggut para jenderal itu di lakukan oleh kelompok yang ingin menggeser dasar negara Pancasila dengan paham komunis. Peristiwa yang akhirnya dikenal dengan nama G 30 S/PKI meskipun berhasil menculik dan membunuh para jenderal, akhirnya berhasil digagalkan.
Tragedi ini merupakan tragedi nasional. Dan oleh karena itu, pemerintah menetapkan sebagai hari berkabung nasional yang diperingati setiap tahun pada tanggal 30 September.
Atas rahmat Allah SWT, bangsa Indonesia dihindarkan dari usaha untuk mengahapus Pancasila dari bumi nusantara. Dan sebagai rasa syukur kepada Allah Yang Maha Agung, patutlah bangsa Indonesia untuk mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ditetapkannya 1 Oktober sebagai hari Kesaktian Pancasila adalah merupakan wujud rasa syukur karena bangsa Indonesia terhindar dari kesesatan.
Rangkaian upacara pada Hari Peringatan Kesaktian Pancasila (Hapsak) adalah sebagai berikut:
  1. Penghormatan umum kepada Inspektur Upacara, dipimpin oleh Komandan Upacara
  2. Laporan Komandan Upacara, upacara siap
  3. Mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara
  4. Pembacaan Naskah Pancasila
  5. Pembacaan Naskah Pembukaan Undang-undang Dasar 1945
  6. Pembacaan Naskah Ikrar
  7. Pembacaan Naskah Doa
  8. Andhika Bayangkari
  9. Laporan Komandan Upacara, upacara selesai
  10. Penghormatan umum kepada Inspektur Upacara
  11. Upacara selesai
Untuk naskah JIMMI sebagai berikut:
JIMMI

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya:
bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah  banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia;
bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Ideologi Negara;
bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia;
maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

1 komentar:

Ferdi Adjhaa mengatakan...

owalah apa ne jimmi kok ada namamu pula, komandan ya kau ?

Poskan Komentar

WELCOM